Perantara Cinta

Standar

Pernahkah anda mengalami atau teman anda mungkin yang memakai orang ketiga untuk menyampaikan pesan atau suruh bantuin lobiin lah kepada si target ? Mungkin ada bukan. Saya mau share cerita yang dialami teman saya dan saya melihat sendiri. Sebut saja teman saya Si A dan target si B. Nah Si A ini mempunyai teman dekat si C dan kebetulan si B ini akrab juga dengan si C. Nah singkat cerita si A dan si B ini memang sudah saling suka, tinggal tembak bisa jadian lah, nah si B ini sering cerita ke si C, yang pada akhirnya si B malah jadian ama si C. Anehkan ?? Kalo bahasa kerennya Hopeng Cia Darling atau temen makan temen. hehehehe…Sebenarnya bukan temen makan temen, karena si C pertamanya dalam posisi netral, dia mendengar dari 2 belah pihak dari si A dan si B, sehingga dia tahu perasaannya gimana,posisinya gimana. Contoh penonton lebih bisa menilai situasi daripada pemainnya. Betulkan ? makanya di tiap pertandingan tinju atau sepak bola sering ada komentator karena dia sudah mengamati dari dua belah pihak.
Makanya terkadang kita harus hati-hati memakai perantara dalam cinta, lebih bagus sendiri deh. Bukannya kita tidak percaya kepada orang tersebut, tapi sekedar mencari info boleh tapi untuk yang crusial, anda yang putuskan sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s